My Life Story



Bismillah...
     Hai, perkenalkan aku Dea, Si anak bungsu yang kata orang itu anak yang manja.

    Selamat membaca, dengan perjalanan yang berliku namun Allah tetap bersamaku. 

    Berawal dari lahirnya seorang bayi kecil dari empat bersaudara, seorang gadis kecil yang sekarang sudah tumbuh beranjak dewasa.  Aku dilahirkan dari keluarga yang sangat sederhana, aku mempunyai empat kakak, tiga kaka laki-laki dan satu kaka perempuan. 

    Nama lengkapku Dea Intan Juwita, rumahku di Kp. Selagedang RT.001/RW.003, Desa Sukalilah, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Saat aku TK, aku sekolah di Tk As-salafush sholihun, di kampungku, dilanjutkan ke Yayasan Tarbiyatul Islamiyyah dari mulai MI-MA aku disana sekolahnya, yapp betul 12 taun aku sekolah disatu yayasan yang sama. Bisa dibilang aku kuncennya.. hehe. Tapi walapunun sekolah dalam satu yayasan, dalam satu lingkungan yang sama, tidak membuatku bosan.. Karena kalo menurut Abah, mau sekolah dimana aja itu sama saja, ga usah jauh-jauh, yang penting kita niat bersungguh-sungguh mencari ilmu, maka ilmu itu akan didapatkan.

    Dari kecil aku sangat suka mewarnai, majalah-majalah waktu TK semua aku warnain sebelum disuruh sama guru, karena saking semangatnya belajar mewarnai atau menggambar. hingga jadi hobi... Bahkan ada kenangan indah yang masih teringat sampai sekarang, waktu Tk aku ikutan lomba mewarnai entah tingkat apa lupa lagi, kalo ga salah sih antar kabupaten. Saat itu aku lomba sama anak-anak yang lain ditemani salah satu guru Tk ku. Aku mewarnai seorang anak laki-laki yang sedang berwudhu, aku warnai sketsa itu dengan warna biru, guru ku terus menyemangati aku, dan aku mewarnai dengan sangat tenang hingga aku adalah peserta yang terakhir yang selesai mewarnai. Singkat cerita saat pengumuman juara, ternyata aku adalah pemenangnya dari lomba mewarnai, walaupun peserta terakhir yang menyelesaikan lomba itu, tidak pernah menyangka,keluargaku dan guru-guru tk ku sangat bangga kepadaku. Dan akupun bahagia bisa memenangkan lomba mewarnai pada saat itu. Tapi waktu demi waktu hingga sampai saat ini aku menyukai kaligrafi. Inilah beberapa karya kaligrafi ku.



    Singkat cerita aku sudah keluar sekolah Madrash Aliyah. aku sangat bingung akan kemana apakah akan kuliah, kerja atau hanya menjadi beban keluarga. Selama satu tahun aku hanya membantu orang tua berdagang. Setelah satu tahun diam dirumah aku terpikir dan berniat untuk kuliah, karena desakan orang tua juga. Dengan berbagai petimbangan akhirnya aku memilih STAI Siiwangi Garut sebagai tempat kuliah, aku daftar kuliah dengan jalur KIP. Alhamdulillah aku diterima di STAIS, sekarang aku sudah semester lima, dan juga berhubung aku masuk jalur KIP diharuskan untuk tinggal di asrama. AlhamdulilLah selama di asrama banyak sekali duka dan duka, tawa dan bahagia bersama teman-teman. Inilah beberapa foto aku bersama teman-teman di asrama.




    




Komentar

Postingan populer dari blog ini